Teori lambang "UFO" di sleman


Fenomena misterius berupa lambang Unidentified Flying Object (UFO) di Sleman, Yogyakarta, yang juga dikenal sebagai crop circle, hingga kini belum terpecahkan. Ada lima teori yang menjadi perdebatan para ahli terkait lambang misterius ini.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari
berbagai sumber di
blogspot.com, setidaknya ada lima teori terkait crop circle.
Beberapa teori bisa diterima dengan logika sederhana, namun ada juga yang cukup rumit. Teori pertama, buatan manusia.
Seorang ilmuwan dari Inggris yang telah meneliti fenomena ini selama 17 tahun lamanya meyakini bahwa 80 persen crop circle merupakan buatan
manusia. Namun demikian teori ini tak mampu menjawab alat bantu yang diperlukan dan
tujuan pembuatannya.
Teori kedua, medan magnet.
Seorang ahli asal Amerika Serikat, Jeffery Walson, telah meneliti lebih dari 130 fenomena ini. Ia memastikan 90 persen di sekitar lingkaran aneh tersebut terdapat transformator yang
berhubungan dengan kabel tegangan tinggi. Setelah elektrik negatif dari air di sekitar sawah dan positif dari listrik bersentuhan dapat menghasilkan energi magnet listrik yang membentuk lingkaran aneh. Teori ini juga belum bisa menjawab terbentuknya citra flora dan fauna di dalam crop circle. Teori ketiga, angin tornado.
Ahli fisika dari Universitas Michigan, AS, Delon Smith, menuturkan bahwa angin tornado adalah sebab utama yang menyebabkan lingkaran aneh itu. Melalui risetnya dia mendapati bahwa sejumlah besar lingkaran aneh di ladang gandum yang muncul di sisi gunung, dimana tempat seperti ini adalah tempat yang mudah membentuk angin tornado.
Tapi apakah angin tornado dapat membuat lingkaran yang simetris?
Teori keempat, buatan makhluk
luar angkasa, atau alien. Sejak tahun 1990, fotografer di Amerika Serikat meyakini melihat cahaya aneh di ladang gandum. Cahaya itu terbang kesana-kemari membentuk lingkaran aneh.
Teori kelima, gaib. Sejumlah ahli percaya crop circle dibentuk oleh zat gaib sama dengan penerawangan soal
keberadaan segitiga bermuda.
Sejumlah paranormal juga menghubungkan crop circle ini sebagai pertanda bencana. Sebelumnya diberitakan, warga
Sleman, Yogyakarta,
dihebohkan oleh tanda misterius di persawahan yang muncul usai angin kencang.
Warga setempat meyakini tanda yang berbentuk lingkaran raksasa tersebut sebagai pendaratan pesawat ‘UFO’ dari planet lain.
Lambang tersebut berbentuk lingkaran berdiameter 70 meter. Di tengah lingkaran raksasa tersebut terdapat lambang misterius. Tanda tersebut dibentuk oleh hamparan padi yang rebah setelah angin kencang tersebut.
Pihak Kepolisian pun
membenarkan munculnya lambang misterius ‘UFO’
tersebut. Polisi bahkan sudah mengabadikan peristiwa langka tersebut.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s