Tendang kaca jendela stadiun, budi s masuk rumah sakit

SIDOARJO (Pos Kota)
– Pil pahit
harus ditelan Sriwijaya FC (SFC)
secara beruntun dalam lawatan
peratamanya dalam lanjutan
Liga Super Indonesia (ISL)
2010/11 di Stadion Gelora Delta
Sidoarjo, Rabu (29/9) sore. SFC
harus kehilangan Budi
Sudarsono, sebelum akhirnya
menelan kekalahan 1-3 dari
tuan rumah Deltras Sidoarjo.
Budi bahkan harus dilarikan ke
rumah sakit setelah menendang
kaca pintu ruang ganti Stadion
Gelora Delta saat turun minum.
Bomber yang akrab disapa
Budigol itu mengalami luka
robek yang cukup parah di kaki
kanannya. Tidak diketahui
secara pasti apa yang
menyebabkan Budi harus
melakukan aksi tak sportif
mantan bomber Persik Kediri
tersebut. Yang jelas, ulah
tersebut tak hanya merugikan
dirinya sendiri maupun tim
berjuluk
‘ Wong Kito ’ . Pelatih SFC,
Ivan Kolev, terpaksa melakukan
pergantian pemain ketika
memasuki babak kedua dengan
memasukkan Dirga Lasut.

Saya tak tahu pasti bagaimana
kejadiannya. Tiba-tiba saya
diberi laporan kalau Budi harus
dibawa ke rumah sakit karena
kaki kanannya mengeluarkan
banyak darah,
” ujar Kolev,
merujuk pada ulah Budi yang
menuai kritik dari panitia
penyelenggara.
SFC sendiri akhirnya harus
takluk 1-3 dari Deltras yang
tampil di depan publiknya. Saat
laga baru berjalan sekitar
sembilan menit, Deltras sudah
mengancam gawang Laskar
Wong Kito melalui tendangan
bebas Marcio Souza. Namun
bola membentur mistar kiper
Fauzal Mubaroq.
Harapan publik Delta baru
terwujud tepat menit ke-31.
Sundulan kapten tim Ferry
Ahmad Saragih mampu
menjebol gawang Fauzal
setelah memanfaatkan
kesalahan bek Gunawan.
Menjelang turun minum,
Sriwijaya FC mendapat
kesempatan menyamakan
kedudukan lewat titik penalti,
tapi kapten tim Kayamba
Gumbs gagal melaksanakan
tugasnya dengan baik.
Di babak kedua, SFC perlahan-
lahan menemukan bentuk
permainannya. Walau demikian,
Deltras tetap mendominasi
jalannya pertandingan. Pada
menit ke-60, Danilo Fernando
melepaskan tendangan ke
jantung pertahanan Laskar
Wong Kito, langsung disambar
Souza, 2-0.
Sriwijaya FC kembali
mendapatkan hadiah penalti
setelah Anang Ma
’ ruf
tertangkap handball di kotak
penatli pada menit ke-67.
Gumbs yang dipercaya sebagai
eksekutor, kali ini mampu
melaksanakan tugasnya dengan
baik, 2-1. Upaya menyamakan
kedudukan menjadi semakin
sulit setelah Deltras menambah
gol dan menutup pertandingan
dengan kemenangan 3-1.
Hasil positif di laga perdana,
langsung menempatkan Deltras
di posisi kedua klasemen
sementara ISL dengan nilai tiga,
atau sama dengan nilai Pelita
Jaya Karawang di puncak
klasemen. Sedangkan SFC harus
menerima kenyataan sebagai
tim elit yang terdampar di
papan bawah. Pada laga
lainnya, Persibo Bojonegoro vs
PSM Makassar 0-1, serta Persijap
Jepara versus Persiba
Balikpapan berakhir 0-1 untuk
kemengan Persiba.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s